Jumat, 01 Maret 2019

Main Air Asin di Pulau Angso Duo, Berasa Pulau Pribadi!

Ada yang berminat untuk liburan ke Sumatera Barat? Tanah Minangkabau ini memang daerah yang kaya akan wisata alam dan budayanya. Tempat-tempat wisatanya juga tak luput dari berbagai misteri yang mengiringi sejarahnya. Penasaran? Salah satunya yaitu wisata bahari Pulau Angso Duo yang terdapat di Kota Pariaman ini. 

Pulau yang berpasir putih ini juga disebut dengan Pulau Harapan karena dipercaya ada mitos yang menyebutkan apabila kamu mengelilingi pulau ini dengan berjalan kaki sambil berdoa, maka apa yang diharapkan akan terwujud. Wah, gimana nih gaes? Tertarik gak untuk mencoba?



Kalau mau main kesini, kamu tinggal nyebrang dengan perahu motor yang berangkat dari Pantai Gandoriah, dengan waktu penyeberangan sekitar 15 menit. Karena jaraknya yang gak begitu jauh, jadi dari Pantai Gandoriah pun sudah terlihat pulau ini dengan ciri khas tulisan ‘Angso Duo’ yang berwarna merah setinggi 2 meter. Untuk sekali menyeberang, kamu harus membeli tiket di loket yang sudah disediakan dan dikenakan biaya sebesar 35.000 rupiah per orangnya. Tapi kadang harganya berubah-ubah sih, kayaknya tergantung banyaknya pengunjung, makin rame biasanya makin mahal, bisa mencapai 50.000 rupiah per orang.



Setibanya di pulau ini, kamu akan dimanjakan dengan pasir putihnya serta pemandangan laut tanpa batas yang memukau. Air lautnya sangat jernih, bahkan ikan-ikan kecil yang bersembunyi di sekitar karang pun kelihatan saking jernihnya air laut di sekitar pulau ini. Pulau ini masih begitu asri, dipenuhi dengan tanaman tropis seperti kelapa. Dijamin bakal betah deh berlama-lama disini!



Di bibir pantai, banyak disediakan spot foto yang unik berupa ayunan untuk kamu yang suka berfoto ria. Sayangnya gak gratis gaes, tapi biayanya juga gak begitu mahal kok. Cukup membayar lima ribu saja per orang, kamu sudah bisa menikmati semua spot foto yang disediakan, bahkan kalau kalian datengnya ramean, bisalah nego dikit ke abangnya biar lebih murah hehe. Selain itu juga terdapat tempat beristirahat berupa pondok-pondok kecil yang menghadap langsung ke laut, banyak yang jual makanan juga kok jadi gak perlu khawatir bakal kelaparan dan haus. Tapi yah jenis makanannya terbatas gaes, biasanya cuma indomie goreng, kalau kamu nyarinya nasi padang gak bakal nemu gaes haha.

Menikmati dinginnya angin semilir tepi pantai sambil tiduran di pondok ini sambil melepas penat emang bikin rileks banget. Tips untuk kamu yang mau berkunjung kesini, bisa datang pada pagi hari, dijamin pulau ini akan berasa seperti pulau pribadi karena lebih sepi pengunjung.



Di pulau ini juga terdapat aset sejarah berupa makam keramat sepanjang 4,5 meter yang berumur ribuan tahun. Makam ini merupakan makam Katik Sangko yang merupakan salah satu kerabat Syekh Burhanuddin, seorang ulama penyebar agama Islam di Minangkabau. Tak jauh dari makam, ada sebuah surau yang dinamakan Surau Katik Sangko. Surau ini juga dapat kamu gunakan untuk shalat di pulau ini, perlengkapan sholatnya juga tersedia disini. Selain itu terdapat pula sebuah sumur tua sedalam 2,5 meter yang terbuat dari susunan batu-batu karang tanpa semen yang diprediksi juga berumur hampir ribuan tahun. Wah keren ya?



Gimana? Tertarik buat liburan kesini?